Siapa yang Sakit?




Kita tidak pernah tahu beban apa yang di usung masing-masing pundak orang-orang di sekitar kita.
Permasalahan apa yang dihadapinya di rumah. Kita tidak pernah tahu.
Sebagian orang cukup bisa mengatasinya. Menaruh apa yang seharusnya di taruh di rumah.
Sebagian lainnya hanya mampu menutupi beban-beban itu dengan senyum seadanya. Hati dan kepalanya masih bertaut dengan benang-benang beban tadi. Kita tidak pernah tahu.

Baik-baiklah dalam berucap, baik-baiklah dalam bertindak. Jika kita bukan seseorang yang dapat menyembuhkan luka-luka mereka, setidaknya kita tidak memperburuk keadaannya.

Kawan-kawan kita yang kita temui di jalan, kampus, kantor dan terlihat baik saja di mata kita, siapa tahu hatinya. Siapa tahu kalut pikirannya. Siapa tahu beban di pundaknya.

Jadilah mudah memaafkan jika terkadang kawan-kawan kita tak sengaja mengeluarkan kata-kata yang kurang berkenan di hati kita. Bisa saja, merekalah yang sedang 'sakit'. Sedang banyak beban yang ditanggungnya.


Semoga kita selalu diingatkan untuk baik-baik kepada siapa saja.


Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Membaca

Aku Belum Hidup

Menyoal Kita yang Berbeda