Manusia Angka
pinterest Di kampung, saya mengenal sepasang suami istri yang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya mereka membuka warung kecil di samping rumahnya. Dibangun dengan sangat biasa, dari dinding separuh kayu dan sisanya dari arbot. Luasnya hampir sama seperti luas sebuah pos ronda. Warung ini tidak besar, tapi dalam sehari tidak pernah tidak ada yang beli. Setelah dicermati, akhir-akhir ini saya baru tahu kalau ibu pemilik warung itu sering sekali memberikan jajan cuma-cuma pada anak-anak yang beli. Terlebih kepada anak yatim. Sebungkus atau dua bungkus jajan diberikan tanpa perlu dibayar. Tidak mahal, Cuma snack ringan 500an perak ituloh. Sekilas, tidak ada yang spesial dari apa yang dilakukan pedagang seperti ini. Namun jika dicermati, banyak hal yang bisa dipelajari. Menyedekahkan uang 500-1000 perak bagi kita mungkin adalah hal yang sangat biasa. Tapi jika hal itu dilakukan oleh orang yang setiap hari berkecimpung di transaksi ekonomi dengan range yang tidak besar, bis...