Izinkan Dirimu Jatuh dan Tersungkur
Hidup adalah perjuangan. Perjalanan yang harus diperjuangkan. Jangan harap hidup akan menyuguhkan hal yang mudah dan indah-indah saja. Jangan. Sebab dia punya bahasanya sendiri. Luka, jatuh-bangkit, dan ketidaknyamanan adalah bahasa terindah yang Tuhan berikan kepada kita melalui kehidupan itu sendiri.
Banyak aral, banyak rintang, mimpi tertangguhkan, harap tak sampai, angan dan cita-cita yang tidak sesuai dengan dugaan, itu biasa. Sejatinya, mimpi-mimpi besar kita, harapan dan asa kita adalah hal teramat kecil bagi Tuhan. Sedang mengapa tak kunjung Dia berikan? Ada hal yang jauh lebih pantas kita dapatkan disamping yang bisa kita bayangkan sebelumnya.
Perjuangan yang gagal misalnya. Sedih saja sewajarnya. Nikmati alurnya, resapi kesedihan lalu ambil hikmahnya. Kunci bahagia adalah berbaik sangka. Pada sesiapapun. Tuhan khususnya.
Kita jatuh, bangkit tertatih-tatih, mulai merajut kembali, tersungkur dan terperosok ribuan kali, mungkin itu jawabannya. Itu jawaban Tuhan. Ada di sana. Ada hal yang ingin Tuhan sampaikan, dari jatuhnya kita, dari tersungkurnya kita. Ada hal berharga di bawah sana yang Dia siapkan. Yang hanya mungkin kita ketahui dan dapat kita sadari saat kita jatuh dan tersungkur berkali-kali.
Hingga akhirnya nanti kita sadari, Tuhan selalu baik di setiap situasi. Bahkan dengan kekecewaan yang kita telan, Tuhan tak lupa menyampaikan bingkisan.
Comments
Post a Comment